Senin, 27 April 2015

SOAL MATA KULIAH : ASAS – ASAS MANAJEMEN

1.       Mengapa mempelajari teori ilmu manajemen itu penting, jelaskan ?
 
Jawab :    Mempelajari teori ilmu manajemen itu penting karena dalam melakukan aktivitas sehari hari dari mulai bekerja, kuliah maupun kegiatan lainnya kita butuh mengatur segala hal dari mulai waktu, uang, fisik kita dan lainnya. Sebelum melakukan suatu kegiatan kita harus mempunyai pengaturan yang baik agar memperoleh hasil yang baik pula dimana tujuan awal kita melakukan kegiatan itu dapat tercapai. Dengan mempelajari teori ilmu manajemen maka kita dapat mengetahui bagaimana caranya mengatur, menggunakan dan memanfaatkan sumber yang tersedia, dimana sumber tersebut merupakan orang, materal, peralatan, ,metode, waktu dan prasarana lainnya.
2.       Faktor lingkungan apa aja yang mempengaruhi perkembangan aliran teori manajemen ini :
a)      Manajemen ilmiah
b)      Teori klasik
c)       Ilmu manajemen
Faktor lingkungan yang mempengaruhi manajemen adalah faktor ekternal dan faktor internal.
·         Faktor eksternal organisasi terdiri atas unsur-unsur yang berada diluar organisasi, dimana unsur ini tidak dapat dikendalikan dan diketahui terlebih dahulu oleh manajer, tapi memperngaruhi manajer dalam mengambil keputusan, yaitu : lingkungan mikro dan lingkungan makro.
·         Faktor internal yaitu unsur-unsur yang terdapat didalam lingkungan organisasi, antara lain : sumber daya, financial dan management.
3.   Seberapa jauh asumsi Taylor bahwa manajemen dan tenaga kerja mempunyai tujuan yang sama, masihkan berlaku sekarang ?, jelaskan !
Jawab :                 Asumsi Taylor bahwa manajemen dan tenaga kerja mempunyai tujuan yang sama adalah seperti ini dalam teori yang diterapkan oleh Taylor lebih banyak berkaitan dengan peningkatan efisiensi dalam suatu produksi, dengan menempatkan orang yang sesuai dengan bidangnya, memperbaiki perlatan kerja dan mengurangi tindakan dan gerakan yang tidak perlu. Ia juga terkenal dengan rencana pengupahan yang menghasilkan turunannya biaya dan meningkatnya produktivitas, mutu, pendapatan pekerjaan dan semangat kerja karyawan. Dalam teori ini sebuah organisasi harus menetapkan tenaga kerja yang sesuai dalam bidang pekerjaannya sehingga menghasilkan sesuatu yang prospektif baik bagi pekerja maupun manajer. Dan juga tidak lupa dalam memberikan semangat kerja kepada karyawan, kita harus memberikan upah yang sesuai atau bahkan dapat disertakan denga incentive yang besar.
                Pada saati ini teori ini masih digunakan dibanyak organisasi, sebagai contoh sebuah perusahaan dalam mencari seorang calon karyawan, ia membutuhakn orang yang memang benar-benar ahli dibidang yang dibutuhkan, sehingga hal itu dapat efisien dalam arti perusahaan tidak perlu memberikan training yang berlebihan karena memang calon karyawannya tersebut ahli dibidang yang dibutuhkan di perusahaan tersebut.
                Dalam hal ini tenaga kerja pun sangant di untungkan karena ia dapat bekerja di bidang yang memang benar-benar dia geluti dengan begitu diapun akan bekerja secara nyaman. Dan juga saat ini dalam menyemangati karyawan dalam bekerja perusahaan memberikan incentive yang sesuai. Maka dalam hal ini teori yang diberikan oleh Taylor mempunyai tujuan yang sama dengan tenaga kerja.
4.       Prinsip manajemen Fayol yang manakah menurut pengamatan anda dipergunakan dalam organisasi sekarang?
Jawab : Prinsip manajemen Fayol yang masih dipergunakan dalam organisasi saat ini adalah,menurut saya jika kita memberikan contoh sebuah perusahaan besar maka semua (yakni 14 prinsip) masih di terapkan dalam organisasi tersebut, yang terdiri dari :
-        Pembagian kerja
-        Wewenang dan tanggung jawab
-        Disiplin
-        Kesatuan perintah
-        Kesatuan pengarahan
-        Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
-        Penggajian pegawai
-        Pemusatan
-        Hirarki
-        Ketertiban
-        Keadilan dan kejujuran
-        Stabilitas kondisi karyawan
-        Prakarsa, dan
-        Semangat kesatuan dan semangat korps
Saat ini Perusahaan sudah menerapkan semua prinsip tersebut, namun hanya saja sering tidak berjalan, karena hal itu disebabkan justru oleh si karyawan (individu) itu sendiri yang mungkin tidak merasa puas, sehingga merugikan orang lain.
5.       Dalam organisasi manakah anda melihat penggunaan ilmu manajemen?, jelaskan!
Jawab :                 Organisasi yang menggunakan manajemen, menurut saya yang paling sederhana adalah keluarga. Dimana dalam Keluarga terstruktur dengan jelas bahwa tingkatan paling tinggi adalah Orang tua (Ayah dan Ibu), lalu anak (Yang terdiri dari Kakak dan Adik), lalu jika ada pembantu rumah tangga, maka ia berada di lapisan paling bawah. Di dalam lingkungan keluarga kita pun mempunyai yang namanya aturan dalam sehari-harinya. Fungsi manajemen utama dari orang tua adalah mengatur keuangan dan juga mengatur tugas-tugas dalam rumah tangga.
Organisasi yang selanjutnya adalah Perusahaan (tempat dimana kita bekerja), jelas jika itu merupakan sebuah organisasi besar, dimana didalam perusahaan terdapat struktur organisasi yang jelas, dari mulai tingkat Top manager sampai dengan karyawan/staff biasa yang mempunyai jobdes masing-masing. Fungsi utama dari manajemen sebuah perusahaan adalah mendapatkan laba dan juga meraih kesuksesan.
Organisasi yang lain adalah kampus (Tempat dimana kita mencari ilmu). Kampus merupakan suatu manajemen, dimana didalam kampus itu sendiri terdiri dari tingkat paling tinggi yaitu rektor, sampai dengan staff paling rendah. Dimana dalam organisasi tersebut pun mempunyai jobdesc masing-masing pula yang saling bekerja sama agar tujuan yang telah ditetapkan diawal dapat tercapai.
Inti dari semua organisasi tersebut adalah bagaimana cara mengatur dalam hal merencanakan, mengorganisasikan, melakukan pelaksanaan dan juga mengawasi cara bekerja dari masing-masing pihak yang terdiri dari orang, uang, material, peralatan, metode, waktu, prasarana lainnya agar dapat mencapai tujuan organisasi tersebut.
6.       Apa tugas utama manajer menurut pendekatan kontingensi?
-        Pemegang kemudi organisasi yang cekatan dengan jalan membawa organisasi ketempat tujuan yang ditetapkansebelumnya tanpa melalui terlampau banyak penyimpangan (detour) yang jika terjadi dengan frekuensiyang tinggi akan mengakibatkan pemborosan dan inefesiensi.
-        Berperan selaku katalisator yang mampu meningkatkan lajujalannya roda organisasi yang diharapkan terjadi atas dalil“deret ukur” dan bukan “deret hitung”.
-        Peranan selaku “bapak” terutama di kalangan anggotaorganisasi. Sering dalam organisasi baik organisasi swastamaupun pemerintahterdengar istilah “keluarga besar”, halini menunjukkan bahwa dalam organisasi tersebut telah terjalin hubungan emosional kekeluargaan yang kondusif dan hangat

1 komentar: